Home » Wisata Alam Asia » Rancaupas Bergoyang

Rancaupas Bergoyang

Mungkin judul dan cover diatas betul-betul membuat anda bingung. Tapi ya terkadang kenyataan memang membingungkan. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Apa hubungan cover diatas dengan Rancaupas? Mari kita simak,

Rancaupas yang sudah dikenal mayoritas orang ini merupakan sebuah kawasan di dataran hijau Ciwidey, tepatnya di Jl. Raya Ciwidey – Patengan KM 11. Memang dari dulu, Ciwidey sudah menjadi primdona tujuan wisata dengan berbagai suguhan alam dan jajanan lokal yang menarik. Salah satu kecamatan dengan wilayah besar di Kabupaten Bandung ini terletak di sebelah selatan Kota Bandung dengan jarak kurang lebih 50 km. Berbagai destinasi wisata bisa ditemukan di Daerah Ciwidey ini, dari mulai pemandian kolam air panas, berhektar-hektar kebun teh, magisnya kawah putih, dan kawasan Rancaupas yang akan kita ulas disini.

Rancaupas Bergoyang

Banyak paket-paket wisata yang bisa anda nikmati di kawasan Rancaupas ini. Bumi Perkemahannya merupakan destinasi paling populer diantara yang lainnya bagi para pengunjung wisata. Anda dapat berkemah di bumi pekemahan yang sudah disediakan pihak pengelola. Hawa sejuk nan menenangkannya bisa membuat anda betah berlama-lama saat berkemah di kawasan ini. Anda juga tak perlu repot-repot membawa peralatan kemah karena pihak pengelola Rancaupas sendiri sudah menyediakan penyewaan perlengkapan kemah seperti tenda, hammock, matras, dan lain-lain. Untuk menghangatkan suasana kemah pada malam hari, anda dapat membeli seikat kayu bakar yang dijual di warung-warung sekitar perkemahan.

Selanjutnya anda juga dapat bermain dan berfoto ria dengan hewan rusa yang berada di kandang konservasi. Jumlahnya yang tak sedikit membuat kandang konservasi tersebut tak dapat dilewatkan para pengunjung wisata. Ditambah perilaku bersahabat dari rusa-rusa yang berada di kandang, membuat pengunjung tidak takut untuk berdekatan dengan mereka. Hal itu terjadi karena rusa-rusa tersebut sudah sering berinteraksi dengan manusia hingga membuatnya tak merasa terancam meski banyak orang masuk ke kandangnya.

Atau jika anda tidak memiliki banyak waktu untuk berkemah dan bermain rusa, anda bisa berkunjung sekedar menikmati udara segar Rancaupas dengan singgah di warung-warung yang berada di dalam kawasan ini. Warung-warung tersebut menjajakan berbagai makanan dan minuman hangat. Dengan begitu mungkin anda bisa menangkan pikiran dan mencuci mata anda sejenak, dari debu dan polusi perkotaan.

Lalu dengan perkembangannya saat ini, kawasan Rancaupas menjadi destinasi favorit pasangan-pasangan muda yang akan melakukan foto pranikah. Anda mungkin mempunyai beberapa teman yang sudah melakukan foto pranikah di kawasan Rancaupas ini. Berbagai tema foto pun diusung dan dikondisikan sesuai dengan karakter Rancaupas yang hijau dan asri.

Namun, keadaan Rancaupas sedikit berbeda saat itu. Saat hembusan anginnya yang menenangkan berubah menjadi riuh teriakan. Lalu udara sejuknya terganggu oleh dentuman speaker yang jauh terdengar sampai tak terhingga. Burung-burung dan rusa-rusa sepertinya sangat terusik dengan kegembiraan tersebut. Dari leuweung tengah, beberapa orang yang sedang berkemah berlari melewati beberapa punggungan hendak mencari darimana suara tersebut bermuara. Setelah sampai di sekitaran helipad, mereka terkejut bukan main. Mengetahui suara tersebut terjadi akibat diadakannya acara dangdutan di dekat pintu masuk. Entah siapa pihak penyelenggara acara dangdut tersebut, entah dengan alasan apa acara tersebut diselenggarakan di Rancaupas, kawasan yang seharusnya dibiarkan tenang dan nyaman agar dapat dinikmati para pengunjung wisata. Tidak ada yang salah dengan acara dangdut, namun sangat tidak masuk akal dan tidak lazim mengadakannya di kawasan Rancaupas ini. Manusia berakal seharusnya bisa berempati terhadap habitat alam kawasan tersebut dengan tidak menganggu alam dengan alasan apapun. Tapi apa daya tangan tak sampai, nasi pun sudah menjadi bubur, acara dangdut tersebut berhasil mengusik suasana damai Rancaupas dalam kurun waktu yang tidak sebentar.

Demikianlah artikel ini dibuat dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran para pembaca untuk lebih mencintai dan menjaga alam raya. Jika anda merupakan salah satu penyelenggara acara dangdut tersebut, benamkanlah kepala anda ke dalam air dingin untuk membantu anda berpikir jernih agar tidak lagi sembarangan mengadakan acara-acara apapun yang menghasilkan polusi suara di tempat-tempat yang seharusnya dibiarkan damai dan tenang seperti di kawasan Rancaupas. Semoga di masa yang akan datang hal-hal memalukan seperti kejadian ini tidak lagi terjadi. Aamiin.

Comments are closed.